Malang – SMK Pekerjaan Umum Malang mengikuti undangan Rapat Koordinasi (Rakor) Program SIKAP (Sekolah Inovasi Ketahanan Pangan) pada hari Kamis, 22 Januari 2026 via zoom meeting. Rakor yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (www.dindik.jatimprov.go.id) kemarin diikuti oleh lebih dari 900 para Kepala Sekolah SMA/SMK se-Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran satuan pendidikan dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan potensi yang dimiliki sekolah.
Program SIKAP merupakan inisiatif Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang dibangun berbasis pemanfaatan lahan sekolah secara produktif dan berkelanjutan. Melalui program ini, sekolah didorong untuk mengembangkan inovasi di bidang pangan sekaligus menanamkan nilai kemandirian, kepedulian lingkungan, serta tanggung jawab sosial kepada peserta didik.
Partisipasi SMK PU dalam koordinasi program ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang pendidikan dan ketahanan pangan. Program seperti SIKAP dinilai sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, di mana ketahanan pangan harus dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk lingkungan sekolah.
Pada rakor tersebut dibahas berbagai agenda, antara lain penyamaan persepsi terkait program SIKAP, memantapkan kesiapan teknis, pelaksanaan launching program serta keterlibatan siswa secara langsung. Melalui Rapat Koordinasi ini, SMK PU Malang berkomitmen untuk mendukung Program SIKAP sebagai bagian dari upaya menciptakan sekolah yang inovatif, mandiri, dan peduli terhadap ketahanan pangan.
Sebagai aksi nyata dalam program SIKAP ini, maka SMK PU dalam agenda terdekatnya akan melakukan launching persemaian bibit ikan lele dan penanaman bibit pohon buah yang akan dilaksanakan pada hari Ahad, 25 Januari 2026. Acara ini rencananya akan langsung dihadiri oleh Ibu Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang-Kota Batu, Dr. Hj. Hastini Ratna Dewi, M.Pd.
Saat ini SMK PU sudah memiliki tanaman buah siap panen seperti mangga yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga sekolah. Diharapkan hadirnya program SIKAP ini semakin memberikan manfaat nyata, serta menjadi contoh praktik baik bagi warga sekolah. (Azmi)
