Malang (latepost)- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pekerjaan Umum Malang kembali menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi calon pengurus OSIS periode terbaru 2025-2026. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, mulai dari tanggal 18-19 April 2026, bertempat di lingkungan sekolah yang mendukung kegiatan pembinaan karakter. LDKS diikuti oleh puluhan siswa terpilih yang sebelumnya telah melewati proses seleksi sebagai calon pengurus OSIS. Kegiatan ini bertujuan untuk membekali siswa dengan pengetahuan dasar kepemimpinan, meningkatkan rasa tanggung jawab, serta membentuk karakter disiplin, kerja sama, dan jiwa organisasi yang kuat. Selain itu, LDKS juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, serta semangat kebersamaan antar peserta. Acara dibuka secara resmi oleh Waka Kesiswaan, Bpk. Abdiya Karim Habibi, S.Pd yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran OSIS sebagai wadah pengembangan diri siswa. Beliau menekankan bahwa menjadi pengurus OSIS bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang tanggung jawab, keteladanan, dan kemampuan memimpin dengan baik. Bpk. Angger Putro Linuwih, S.Pd selaku pembina OSIS juga menyampaikan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mengambil manfaat sebanyak mungkin dari setiap materi yang diberikan. Selama pelaksanaan LDKS, peserta mendapatkan berbagai materi penting seperti kepemimpinan dasar, manajemen organisasi, komunikasi efektif, public speaking, serta problem solving. Materi disampaikan oleh pembina OSIS, Waka Kesiswaan dan guru yang berpengalaman di bidang organisasi dan kepemimpinan. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar peserta lebih mudah memahami dan terlibat aktif dalam kegiatan. Tidak hanya materi di dalam ruangan, kegiatan LDKS juga dilengkapi dengan berbagai aktivitas luar ruangan seperti outbound, permainan kerja sama tim, serta simulasi kepemimpinan. Kegiatan ini dirancang untuk melatih kekompakan, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan peserta dalam mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam situasi tertentu. Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari para peserta. Meskipun jadwal kegiatan cukup padat, para siswa tetap mengikuti setiap sesi dengan disiplin dan tanggung jawab. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan juga menjadi salah satu nilai penting yang dirasakan oleh seluruh peserta. Salah satu peserta LDKS, mas Raffa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan banyak pengalaman baru. Ia merasa lebih percaya diri dan lebih memahami bagaimana cara menjadi seorang pemimpin yang baik. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antar siswa dari berbagai kelas. Di akhir kegiatan, dilakukan sesi evaluasi serta penutupan yang diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari peserta. Acara ditutup secara resmi oleh panitia dengan harapan bahwa seluruh peserta dapat mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas sebagai pengurus OSIS nantinya. Dengan terselenggaranya kegiatan LDKS ini, diharapkan dapat lahir generasi pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, serta mampu membawa organisasi OSIS menjadi lebih baik dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekolah. (Azmi)